Menkeu : Kalau Bahas Pajak Banyak yang Ngambek

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan masih banyak pelaku usaha e-commerce yang ‘ngambek’ ketika membahas pajak.

Dalam acara Ignite The Nation, Gerakan 1000 Start-Up, Sri Mulyani menyatakan saat ini masih banyak pelaku usaha e-commerce yang enggan membahas soal pajak.

“Semua ribut, ngambek, kalau tak bayar pajak ya tak ada belanjanya,” ujar Sri Mulyani di Istora Senayan, Minggu (18/8/2019).

Dia menjelaskan, saat ini seluruh dunia masih menghadapi tantangan perpajakan bagi ekosistem e-commerce. Oleh sebab itu dia akan mengintensifkan pembahasan selain lintas kementerian tetapi juga kepada para pelaku usaha.

Sri Mulyani menjabarkan bahwa banyak masukan dari pelaku usaha terkait pemungutan pajak e-commerce.

Pasalnya dagang online ini menyebut banyak portal yang menumbuhkan ekosistem dagang online ini selain platform e-commerce eksisting.

“Mereka [pelaku usaha] mengadukan bahwa pedagang terkadang menjual langsung ke Facebook, ke Instagram. Kalau kejar Tokopedia mereka lari kes ya saya lari kesana juga,” ungkap Sri Mulyani.

Dia menegaskan ini adalah upaya pemerintah melakukan penyerataan level of playing field. Terutama bagi pelaku usaha konvensional maupun e-commerce, caranya dengan mengoptimalkan penerimaan perpajakan di era digital.

“Ini azas keadilan. Bukan hobi saya memajaki,” tutur Sri Mulyani.

Asal tahu saja, target penerimaan pajak pada RAPBN 2020 menjadi Rp2.221,5 triliun. Target penerimaan ini naik Rp56,4 triliun dari target APBN 2019.

Oleh sebab itu Kementerian Keuangan mulai mengintensifkan rencana pajak e-commerce. Adapun pemerintah juga akan menempuh sejumlah opsi.

Beberapa di antaranya yakni; memobilisasi pendapatan negara, optimalisasi penerimaan perpajakan, maupun reformasi pengelolaan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ecommerce

Kredivo Luncurkan Inovasi Checkout Tercepat untuk Pengguna E-commerce

Bisnis.com, JAKARTA — Kredivo, kartu kredit digital kembali meluncurkan inovasi terkini: Zero-click checkout yang diklaim memberikan pengalaman berbelanja yang lebih cepat dan lebih sederhana yang dioptimisasi khusus untuk bertransaksi melalui mobile phone.

Dilansir melalui keterangan resmi yang diterima Bisnis. Inovasi yang pertama kali diterapkan di Indonesia ini memungkinkan pengguna Kredivo untuk bertransaksi lebih cepat daripada sebelumnya. Berbeda dengan metode pembayaran lain yang masih harus memasukkan detail login atau pindah ke aplikasi lain untuk melakukan pembayaran, Zero-click checkout memungkinkan pengguna untuk membeli barang di e-commerce secara instan.

Saat proses checkout, pengguna hanya perlu memilih metode pembayaran Kredivo dan barang yang diinginkan akan terbayar dalam sekejap menggunakan kredensial yang sudah disimpan. Pengguna dapat memilih pembayaran dalam 30 hari dengan bunga 0% atau cicilan sampai 12 bulan dengan bunga 2,95% per bulan. Fitur ini sudah aktif di Tokopedia dan akan diimplementasikan di platform e-commerce lainnya secara bertahap.

Head of Product Kredivo, Iswara Gozali menjelaskan, terciptanya sistem tokenisasi yang praktis dan aman, memungkinkan konsumen tetap melakukan checkout jauh lebih mudah dan cepat dari sebelumnya.

“Dengan mengadopsi fitur Zero-click, kami berharap pengguna akan bertransaksi lebih sering dengan tingkat keamanan yang tetap terjaga. Merchant yang mengadopsi Zero-click checkout akan mendapat manfaat dari tingkat retensi dan GMV yang lebih tinggi daripada sebelumnya,” paparnya.

“Inovasi dalam hal pembayaran sudah menjadi inti dari DNA Kredivo. Kredivo sangat bersemangat untuk bisa mengimplementasikan fitur ini di seluruh e-commerce yang berpartner dengan kami, ini merupakan inovasi yang belum pernah ada sebelumnya di Indonesia,” tambah CTO & Co-founder Kredivo, Alie Tan.

Indonesia sendiri merupakan negara dengan pertumbuhan e-commerce tercepat dan terbesar di Asia Tenggara. McKinsey dan Google/Temasek memprediksikan pertumbuhan e-commerce akan meningkat 30-50% dalam beberapa tahun mendatang. Sementara itu, friksi saat pembayaran yang sangat tinggi menyebabkan tingkat cart abandonment di Indonesia menjadi salah satu yang paling tinggi di dunia. Metode pembayaran konvensional yang ada belum bisa menawarkan kenyamanan pembayaran seperti yang ditawarkan oleh metode pembayaran digital seperti Kredivo.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kredivo

Laba Bersih Perusahaan Gas Negara (PGAS) Tergerus pada Semester I/2019

Bisnis.com, JAKARTA— PT Perusahaan Gas Negara Tbk. membukukan penurunan laba bersih 69,87 persen secara tahunan pada semester I/2019.

Berdasarkan laporan keuangan semester I/2019, emiten berkode saham PGAS itu membukukan pendapatan US$1,78 miliar pada semester I/2019. Realisasi itu turun 6,80 persen dari US$1,91 miliar periode yang sama tahun lalu.

Dari situ, perseroan mengantongi laba bersih US$54,04 juta. Pencapaian tersebut lebih rendah dari US$179,38 juta pada semester I/2018.

Daam siaran persnya, Manajemen PGAS menyebut pendapatan yang dikantongi setara dengan Rp25,4 triliun. Jumlah itu menggunakan asumsi kurs rata-rata semester I/2019 sebesar Rp14.195 per 1 dolar Amerika Serikat.

Sumber pendapatan yang dikantongi perseroan berasal dari penjualan gas US$1,33 miliar, penjualan minyak dan gas US$196,2 juta, transmisi gas US$164,3 juta, serta pendapatan usaha lainnya US$97,19 juta.

Perseroan melaporkan laba operasi US$252,03 juta pada semester I/2019. Akan tetapi, kinerja keuangan periode tersebut dibayangi beban non-cash di antaranya impairment dan selisih kurs.

“Di tengah tantangan bisnis domestik dan global yang sangat dinamis, perseroan mampu meningkatkan pangsa pasar gas bumi melalui penambahan jumlah pelanggan dan perluasan infrastruktur sebagai sub-holding Gas.” ujar Sekretaris Perusahaan Perusahaan Gas Negara Rachmat Hutama, Selasa (20/8/2019).

Sepanjang semester I/2019, Rachmat mengungkapkan perseroan menyalurkan gas bumi sebanyak 2.938 Billion British Thermal Unit per Day (BBTUD). Secara detail, volume gas distribusi 932 BBTUD dan volume transmisi gas bumi 2.006 BBTUD.

Jumlah pelanggan yang dilayani perseroan lebih dari 350.000. Cakipan infrastruktur pipa gas bumi sepanjang lebih dari 10.000 kilometer (km) termasuk jaringan gas untuk melayani sektor rumah tangga sepanjang lebih dari 3.800 km.

Dia menyatakan PGN akan terus membangun dan memperluas infrastruktur gas bumi. Hal itu sejalan dengan tingginya kebutuhan energi di dalam negeri yang menjadi peluang bagi perseroan untuk mengoptimalkan penggunaan gas bumi di berbagai daerah.

“Kebutuhan energi di dalam negeri yang semakin besar menjadi tantangan bagi PGN untuk menyediakan gas bumi yang akan menciptakan multiplier effect luas bagi sektor industri dan ekonomi nasional. Infrastruktur akan tetap menjadi fokus PGN untuk mengalirkan gas bumi dari hulu hingga ke konsumen,” imbuhnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kinerja emiten,perusahaan gas negara

Bea Cukai Kualanamu Raih Penghargaan Atas Kompetisi Inovasi Kementerian Keuangan

Bisnis.com, Jakarta (20/08) – Bea Cukai Kualanamu mendapatkan penghargaan dari kompetisi inovasi Kementerian Keuangan Tahun 2018.

Penghargaan yang diberikan oleh Direktur Jenderal Bea dan Cukai, tersebut berhasil diraih atas inovasi pengimplementasian Customs Declaration Online di Bandara Kualanamu.

Kepala Kantor Bea Cukai Kualanamu, Bagus Nugroho Tamtomo Putro, mengungkapkan bahwa sejak Juli 2018 Bea Cukai Kualanamu terus berupaya untuk mensosialisasikan penggunaannya kepada masyarakat khususnya penumpang internasional di Bandara Internasional Kualanamu.

Customs Declaration Online memberikan kemudahan kepada penumpang untuk mengisi pemberitahuan Customs Declaration seperti kemudahan pengisian yang dapat dilakukan kapan pun dan dimana pun juga efisiensi waktu pemberitahuan kepada petugas.

Inovasi ini juga meningkatkan efisiensi anggaran dan mendukung program go green yang sedang digalakkan oleh pemerintah dengan mengurangi penggunaan kertas untuk bahan cetak Customs Declaration konvensional,” ungkap Bagus.

Selain berhasil menerima penghargaan atas inovasi yang telah diciptakan, Bea Cukai Kualanamu juga berhasil meraih predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK).

Hal ini sejalan dengan arahan Menteri Keuangan, agar seluruh kantor di Kementerian Keuangan berpredikat WBK.

“Predikat wilayah bebas dari korupsi tidak hanya terpaku kepada peserta lomba saja tapi harus menjadi motivasi bagi seluruh kantor pelayanan Bea Cukai untuk membangun ekosistem yang seadil-adilnya,” jelas Direktur Jenderal Bea Cukai, Heru Pambudi dalam arahannya.

Heru Pambudi juga mengakui merasa bangga dengan prestasi yang diraih Bea dan Cukai hingga saat ini menjadi peringkat ketiga terbaik dalam hasil Survei Penilaian Integritas Komisi Pemberantasan Korupsi 2017 dari 36 kementerian/lembaga dan pemerintahan daerah, yang diumumkan pada tanggal 21 November 2018 silam.

Hingga Juli, Realisasi Belanja Pemprov Gorontalo Lampaui Target

Bisnis.com, MANADO – Hingga awal kuartal III/2019, realisasi target fisik dan target keuangan penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Provinsi Gorontalo tercatat melampaui target.

Pelaksana Harian (Plh) Sekda Provinsi Gorontalo Syukri Botutihe menjelaskan, hingga akhir Juli realisasi fisik APBD Gorontalo 2019 mencapai 62,97%, melampaui target sebesar 55,24%. Adapun, realisasi keuangan mencapai 55,28%, melampaui target sebesar 48,33%.

Realisasi APBD tersebut juga tercatat lebih tinggi dari periode yang sama pada tahun lalu. Pada pertengahan kuartal III/2019, realisasi fisik dan realisasi keuangan masing-masing hanya mencapai 48,35% dan 44,27%.

Dari 32 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada 27 di antaranya tercata melampaui target realisasi fisik dan keuangan. Dinas Kesehatan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Biro Hukum, Dinas PUPR, dan Dinas Perumahan dan Pemukiman Rakyat, adalah lima OPD yang realisasinya belum mencapai target.

“Sekarang sudah pertengahan kuartal III/2019. Saya berharap seluruh proses kegiatan lelang atau kerjasama operasional sudah selesai, sehingga pelaksanaan kegiatan bisa berjalan sesuai target yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Asisten Bidang Pemerintahan itu juga meminta OPD untuk segera melakukan konsolidasi terkait program yang didanai oleh APBN. Dia juga mengharapkan OPD dapat memastikan detil lokasi dan calon penerima dalam program itu.

Sementara itu, pertumbuhan ekonomi Gorontalo kuartal II/2019 terhadap kuartal I/2019 tercatat sebesar 0,4%. Berdasarkan langapan usahanya, sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan menjadi penyumbang utama pertumbuhan ekonomi daerah itu.

Dia mengharapkan realisasi belanja pemerintah dapat dipercepat untuk terus menggenjot pertumbuhan ekonomi tersebut. Sektor pertanian, lanjutnya, dapat terus digenjot untuk mendongkrak pertumbuhan pada sisa paruh kedua tahun ini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

apbd,gorontalo

Sentimen Risk-on Kembali, Dolar AS Dekati Level Tertinggi Tiga Pekan

Bisnis.com, JAKARTA – Dolar Amerika Serikat bertahan di dekat level tertinggi tiga pekan pada hari Selasa (20/8/2019) menyusul ekspektasi stimulus baru dari bank-bank sentral dunia serta peningkatan selera aset berisiko yang mengerek imbal hasil obligasi AS.

Imbal hasil patokan obligasi Treasury AS Treasury berhasil rebound posisi terendah tiga tahun karena investor kembali mencari ke aset berisiko, terpikat oleh harapan untuk stimulus di negera ekonomi utama seperti Jerman dan China, yang meredakan kekhawatiran resesi global baru-baru ini.

Fokus investor pada hari Selasa akan beralih ke pengaturan pertama dari acuan referensi suku bunga pinjaman baru China di bawah reformasi suku bunga terbaru.

Minat investor global terhadap aset berisiko telah meningkat pekan ini oleh prospek bahwa Jerman mengabaikan aturan anggaran berimbang untuk meningkatkan pengeluaran dan rencana reformasi suku bunga China, yang diharapkan dapat menurunkan biaya pinjaman perusahaan.

“Dolar menguat secara keseluruhan, mengikuti rebound dalam imbal hasil. Prospek Jerman yang memulai stimulus adalah titik balik dan dolar telah mendapatkan kembali momentum sejak itu,” kata Yukio Ishizuki, analis valas senior di Daiwa Securities, seperti dikutip Reuters.

indeks dolar AS yang melacak pergerakan mata uang dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama lainnya terpantau melemah 0,022 poin atau 0,02 persen ke level 98,325 pada pukul 08.34 WIB, setelah sempat menguat hingga 98,377.

Pada awal perdagangan hari ini, indeks dolar AS dibuka menguat 0,017 poin atau 0,02 persen ke level 98,364. Adapun pada akhir perdagangan Senin kemarin, indeks dolar AS ditutup menguat 0,205 poin atau 0,21 persen ke level 98,347.

Para investor juga menantikan simposium tahunan para gubernur bank sentral global mulai hari Jumat (23/8) di Jackson Hole, Wyoming.

Fokus khusus akan berpusat pada komentar Gubernur The Fed Jerome Powell tentang kebijakan moneter pada saat investor secara luas mengharapkan The Fed untuk menurunkan suku bunga lagi pada pertemuan berikutnya di bulan September.

“Serangkaian penurunan suku bunga lebih lanjut oleh The Fed telah diperkirakan. Jadi dolar itu bisa mendapatkan dorongan baru jika Powell tidak terdengar dovish seperti yang diperkirakan dan memudarkan prospek penurunan suku bunga,” kata Ishizuki.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dolar as

10 Saham Paling Buntung Perdagangan 12-16 Agustus 2019, PAMG Teranjlok

Bisnis.com, JAKARTA – Saham PT Bima Sakti Pertiwi Tbk. membukukan penurunan harga terdalam (top losers) sepanjang pekan lalu, periode 12-16 Agustus 2019.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia yang dikutip Bisnis.com, Senin (19/8/2019), harga saham dengan sandi PAMG ini anjlok 41,52 persen sepanjang pekan tersebut menjadi Rp200 per lembar saham.

Pada perdagangan pekan sebelumnya yang berakhir Jumat (9/8/2019), perusahaan yang bergerak di bidang properti itu membukukan harga saham sebesar Rp342 per lembar.

Mengekor penurunan PAMG, saham PT SMR Utama Tbk. (SMRU) anjlok 32,94 persen ke level Rp57 per lembar. Adapun sejumlah saham lain yang mengikutinya berturut-turut mencatat penurunan harga kurang dari 30 persen (lihat tabel).

Meski demikian, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu naik 0,07 persen ke level 6.286,66 pada penutupan perdagangan Jumat (16/8/2019) dibandingkan dengan level penutupan perdagangan pekan sebelumnya.

Sementara itu, volume perdagangan saham sepanjang 12-16 Agustus 2019 mencapai 79,47 miliar lembar saham, dengan nilai Rp40,42 triliun.

Penurunan empat dari 10 sektor pada indeks sektoral membatasi kenaikan IHSG, yang dipimpin aneka industri (-3,61 persen) dan keuangan (-1,2 persen).

Namun, enam sektor lainnnya berhasil membukukan kenaikan dan menopang IHSG sepanjang pekan lalu, dipimpin properti dan barang konsumen yang masing-masing naik 3,95 persen dan 2,19 persen.

Berikut adalah perincian 10 saham dengan penurunan harga terdalam atau Top Losers periode 12-16 Agustus 2019:

Saham

Harga Pekan Lalu (Rp)

Harga Pekan Sebelumnya (Rp)

Perubahan (persen)

PT Bima Sakti Pertiwi Tbk

200

342

-41,52

PT SMR Utama Tbk

57

85

-32,94

PT Unggul Indah Cahaya Tbk

3.850

5.325

-27,70

PT Northcliff Citranusa Indonesia Tbk

112

142

-21,13

PT Alfa Energi Investama Tbk

1.880

2.360

-20,34

PT Bintang Mitra Semestaraya Tbk

81

100

-19,00

PT Indonesian Paradise Property Tbk

745

900

-17,22

PT Apexindo Pratama Duta Tbk

575

680

-15,44

PT Pool Advista Finance Tbk

795

940

-15,43

PT Pan Brothers Tbk

680

795

-14,47

Sumber: Bursa Efek Indonesia

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG

10 Saham Paling Cuan Perdagangan 12-16 Agustus, ARTO & POLL Meroket

Bisnis.com, JAKARTA – Sejumlah saham mampu mengalami kenaikan harga terbesar seiring dengan pertumbuhan positif IHSG sepanjang periode 12-16 Agustus 2019.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dikutip Bisnis.com, Senin (19/8/2019), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,07 persen ke level 6.286,66 pada penutupan perdagangan Jumat (16/8/2019) dibandingkan dengan level penutupan perdagangan pekan sebelumnya.

Sementara itu, volume perdagangan saham sepanjang 12-16 Agustus 2019 mencapai 79,47 miliar lembar saham, dengan nilai Rp40,42 triliun.

Penurunan empat dari 10 sektor pada indeks sektoral membatasi kenaikan IHSG, yang dipimpin aneka industri (-3,61 persen) dan keuangan (-1,2 persen).

Kendati demikian, enam sektor lainnnya berhasil membukukan kenaikan dan menopang IHSG sepanjang pekan lalu, dipimpin properti dan barang konsumen yang masing-masing naik 3,95 persen dan 2,19 persen.

Saham PT Bank Artos Indonesia Tbk. (ARTO) memimpin raihan kenaikan terbesar dengan meroket lebih dari 100 persen yakni 174,36 persen menjadi Rp535 pekan lalu.

Ikut mencatat lonjakan lebih dari 100 persen sekaligus runner up daftar top gainers sepanjang pekan 12-16 Agustus adalah saham PT Pollux Properti Indonesia Tbk. (POLL) yang meroket 141 persen.

Kecuali saham ARTO dan POLL, saham-saham lainnya membukukan kenaikan harga kurang dari 100 persen sepanjang pekan lalu (lihat tabel).

Berikut adalah perincian 10 saham dengan kenaikan harga terbesar atau Top gainers periode 12-16 Agustus 2019:

Lorem Ipsum Sit Dolor Amet

Saham

Harga Pekan Lalu (Rp)

Harga Pekan Sebelumnya (Rp)

Perubahan (persen)

PT Bank Artos Indonesia Tbk

535 195 174,36

PT Pollux Properti Indonesia Tbk

4.820 2.000 141,00

PT Surya Fajar Capital Tbk

1.035 640 61,72

PT Duta Intidaya Tbk

360 248 45,16

PT Bank Mitraniaga Tbk

236 171 38,01

PT Central Omega Resources Tbk

296 228 29,82

PT Capitol Nusantara Indonesia Tbk

210 163 28,83

PT Indonesian Tobacco Tbk

800 630 26,98

PT Eastparc Hotel Tbk

198 160 23,75

PT Kabelindo Murni Tbk

348 288 20,83

Sumber: Bursa Efek Indonesia

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG

Pesan Baju Lurik pada HUT ke-74 RI di Bank Jateng

Bisnis.com, SEMARANG — Ada yang unik dalam pelaksanaan Upacara HUT RI ke-74 di kantor pusat Bank Jateng, Sabtu (17/8/2019). Ratusan pegawai mengikuti upacara dengan mengenakan busana tradisional khas Jawa Jateng, yakni baju lurik.

“Pagi ini kami menggunakan produk lurik. Kenapa? Karena lurik ini khas busana Jateng yang dibuat dengan alat tenun, bukan mesin. Kita harus bangga itu,” jelas Direktur Utama Bank Jateng Supriyatno melalui siaran persnya.

Menurutnya, setiap busana tradisional merupakan identitas bangsa yang harus terus dilestarikan. Sehingga, ia terus mendorong karyawan Bank Jateng untuk turut berkontribusi.

Dikatakan, busana jawa saat 17 Agustus ini tak hanya dilakukan oleh karyawan di kantor pusat Bank Jateng, melainkan seluruh pegawai di kantor-kantor cabang di Jateng.

“Kami ingin membangkitkan nasionalisme melalui pakaian kedaerahan yang kita miliki. Makannya kami akan terus gelorakan kain lurik sebagai kekhasan Jateng,” tegas Supriyatno.

Bahkan, dirinya mencanangkan untuk memberlakukan pakaian lurik kepada karyawan minimal satu minggu sekali. “Apalagi sekarang sudah ada Peraturan Gubernur yang menyebut bahwa setiap hari Kamis diimbau untuk mengenakan pakaian daerah,” ujarnya.

Di momen kemerdekaan ini, Supriyatno berpesan agar merayakannya dengan kerja nyata membangun negeri. “Sudah saatnya untuk tidak hanya banyak bicara, tapi karya kita hadirkan,” tambahnya.

Dirinya juga mendorong agar semangat gotong royong terus diterapkan. Katanya, lengkapi kekurangan dengan bekerja sama. “Jangan sampai saling berseteru karena bangsa ini terlalu hina untuk diwarnai hal semacam itu,” tuturnya.

Dijelaskan, pencapaian Bank Jateng selama ini cukup membanggakan. Bahkan, sekarang, Bank Jateng telah menjadi bank pembangunan daerah (BPD) terbaik kedua dari seluruh BPD se-Indonesia.

“Demi kemajuan Bank Jateng, marilah kita semua, bersatu dalam arah dan gerak yang sama, menjadikan Bank Jateng sebagai bank kebanggaan Jawa Tengah dan bermanfaat untuk kemajuan Indonesia,” katanya. (k28)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hut ri,bank jateng

Transaksi Kode QR Kena Biaya MDR 0,7 Persen

Bisnis.com,JAKARTA – Biaya MDR (merchant discount rate/MDR) untuk transaksi berbasis kode QR (quick response) atau QR code mulai diberlakukan secara resmi. Bank Indonesia memutuskan transaksi on us dan off us dikenakan tarif 0,7 persen kepada penjual atau merchant untuk pembayaran reguler.

Sementara itu untuk transaksi berkaitan dengan pendidikan besaran MDR 0,6 persen dan SPBU 0,4 persen. Bank sentral membebaskan biaya MDR untuk transaksi masyakarat dengan pemerintah, seperti dalam rangka bantuan sosial.

Menurut Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo hal itu akan menguntungkan pedagang kecil karena akan mempermudah transaksi karena melalui kanal elektronik. “Pedangan kecil untung, biaya murah,” katanya usai peresmian QR Indonesia Standard (QRIS) di gedung BI, Jakarta, Sabtu (17/8/2019).

Pengenaan biaya MDR itu seiring dengan berlakukan standarisasi pembayaran berbasis kode QR atau QRIS. Bank sentral telah menyusun ketentuan terkait pembayaran dengan teknologi kekinian itu dalam Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor 21 Tahun 2019.

Adapun, untuk transaksi off us atau antar PJSP, MDR yang diberlakukan lebih murah dibandingkan dengan transaksi menggunakan kartu debit pada mesin electronic data capture (EDC). Seperti diketahui, transaksi off us kartu debit dikenakan biaya MDR sebesar 1%. Namun untuk transaksi on us atau intra PJSP, transaksi menggunakan kartu debit masih lebih murah, karena hanya dikenakan biaya 0,15%.

Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk. Jahja Setiatmadja menyambut baik standarisasi pembayaran berbasis kode QR. Integrasi seluruh penyelenggara jasa sistem pembayaran (PJSP) akan mempercepat penetrasi, yang pada akhirnya akan mengurangi kebutuhan uang tunai secara signifikan.

Bank sentral menegaskan bahwa QRIS merupakan satu-satunya kode QR yang berlaku di Indonesia. Seluruh PJSP harus mengikuti ketentuan itu bila hendak menggunakan sistem pembayaran berbasis ponsel pintar tersebut di Tanah Air.

QRIS membuat seluruh alat pembayaran berbasis kode QR berada dalam satu ekosistem.

Dengan demikian satu kode QR yang terdapat di merchantatau penjual dapat digunakan untuk semua aplikasi pembayaran berbasis QR pada ponsel.

Deputi Gubernur BI Sugeng menjelaskan, implementasi QRIS akan dilakukan dalam tiga tahap hingga terimplementasi penuh pada 1 Januari 2020. Tahap pertama, BI akan fokus mempersiapkan QRIS dalam transaksi domestik untuk ritel.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank indonesia,QR code