Laba Bank Masih Stabil

Ilustrasi.

JAKARTA — Otoritas Jasa Keuangan mencatat laba bank per Agustus 2016 tumbuh sebesar 9,14% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Meski melambat, pertumbuhan itu tidak jauh berbeda dengan pencapaian pada bulan sebelumnya 9,79%.

Berdasarkan statistik perbankan Indonesia (SPI) yang dipublikasikan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), laba bank umum per Agustus 2016 sebesar Rp74,61 triliun, sedangkan per Agustus 2015 laba bank mencapai Rp68,36 triliun.

Di samping itu, pertumbuhan penyaluran kredit hingga Agustus 2016 terus mencatatkan perlambatan. Pada bulan kedela pan tersebut, pertumbuhan kredit hanya 6,83% menjadi Rp4.146,29 triliun dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp3.881,29 triliun.

Direktur Keuangan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Haru Koesmahargyo mengatakan perseroan berupaya mempertahankan perolehan laba memasuki kuartal III/2016.

Adapun sepanjang semester I/2016, emiten dengan ticker BBRI ini memperoleh laba sebesar Rp12,04 triliun, naik 1,51% dari periode yang sama tahun lalu

sebesar Rp11,86 triliun.

“Laba masih kami pertahankan, kami lihat tekanan NPL , kami coba jaga pencadangan,” ujarnya, beberapa waktu lalu.

Sejalan dengan hal tersebut, lanjut Haru, penyaluran kredit perseroan hingga kuartal III/2016 masih bertumbuh. Menurutnya, penyaluran kredit BRI pada kuartal III/2016 masih sejalan dengan target perseroan sebesar 13%— 15%.

Meski demikian, dia menilai pertumbuhan penyaluran kredit pada kuartal III/2016 ini memang tidak setinggi kuartal II/2016.

“Iya , nanti biasanya siklusnya di kuartal IV/2016,” katanya.

Selain itu, lanjut Haru, penyaluran kredit pada kuartal III tahun lalu sudah sangat tinggi.

Dengan demikian, pertumbuhan penyaluran kredit kuartal III/2016 dibandingkan dengan kuartal III/2015, tidak setinggi pada Juni lalu.

Adapun, pada Juni 2016 total penyaluran kredit BRI mencapai Rp590,7 triliun atau meningkat 17,3% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Direktur Keuangan PT Bank Danamon Tbk. Vera Eve Lim mengatakan perolehan laba perseroan per kuartal III/2016 masih bertumbuh baik.

Meski demikian, dia menyebut penyaluran kredit memasuki kuartal IV/2016 ini masih mencatatkan perlambatan.

“Laba baik. Kalau kredit masih melambat, tetapi secara keseluruhan sih bagus,” ujarnya saat ditemui di Jakarta, Rabu (19/10) malam.

Lebih lanjut Vera mengatakan, pencapaian kinerja perseroan secara keseluruhan pada kuartal III/2016 tidak terlalu berbeda dengan realisasi kuartal II/2016.

Menurutnya, laba perseroan tetap bertumbuh, tetapi penyaluran kredit masih mencatatkan penurunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

“Dibandingkan dengan tahun lalu masih menurun, terutama karena industri otomotif,” katanya.

Sepanjang semester I/2016, Bank Danamon mencatatkan pertumbuhan laba sebesar 38,49% menjadi Rp1,73 triliun dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp1,25 triliun.

Kendati laba bersih naik, penyaluran kredit perseroan tercatat menurun sebesar 8,32% menjadi Rp124,92 triliun dari periode yang sama tahun lalu senilai Rp136,27 triliun.